Ketika menggendong bayi, yang menjadi perhatian utama adalah bagian leher, punggung, dan kaki. Pada usia 0-3 bulan, letakkan kepala bayi di bagian dada kiri penggendong. Mengapa di sisi kiri? Sebab, posisinya dekat dengan jantung. Dengan demikian, bayi bisa mendengarkan detak jantung penggendong.
"Pastikan memegang bagian leher bayi. Sebab, pada usia 0-3, bayi belum bisa menyangga kepalanya sendiri," tutur dr Johanes Edy Siswanto SpA(K) dari RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta Barat. Selain posisi bersandar pada dada, posisi tegak bisa diterapkan pada bayi usia 0-3 bulan.
Si kecil menghadap ke belakang dengan kepala di atas bahu ayah. "Satu tangan ayah menyangga leher serta kepala bayi, sementara tangan yang lain menahan pantat dan punggung bayi," ujarnya.
Selanjutnya, ketika bayi berusia 5 atau 6 bulan, bisa dicoba posisi menggendong seperti posisi duduk. Bayi menghadap ke depan sehingga bisa melihat pemandangan sekitar. Ada pula monkey position, yaitu menggendong bayi di sisi kiri atau kanan dengan kedua kaki melingkari pinggul ayah ketika kepala dan punggung bayi sudah kuat untuk menyangga tubuhnya.
Stimulasi kekuatan leher dan punggung bisa dilakukan dengan menempatkan bayi dalam posisi tengkurap. "Sejak usia 0 bulan sudah boleh ditengkurapkan, asal dengan pengawasan intensif. Ketika bayi terlihat tidak nyaman, segera balikkan ke posisi semula dengan hati-hati. Bila sudah cukup kuat, bisa dicoba posisi tengkurap mulai 30 menit hingga 1 jam," lanjut Edy. (nor/c6/jan/jpnn)
Kata Kunci Pencarian: penyebab leher bayi belum kuat,cara alami agar leher bayi cepat tegak,pada usia berapa bayi bisa tengkurap dengan kepala tegak,cara agar leher bayi cepat tegak,leher bayi kuat umur berapa bulan





